NFT

Apa itu NFT? Berikut Pengertian Sederhana Mengenai NFT

PaperEdukasi – Non Fungible Token (NFT) kini tengah viral setelah keberhasilan seorang pemuda yang bernama Ghozali Ghozalu menjadi miliarder setelah menjual foto selfie dirinya berupa NFT di Opensea. Hal ini membuat banyak orang penasaran dan tertarik sehingga banyak yang bertanya-tanya apa itu NFT?

Teknologi NFT atau Non Fungible Token merupakan aset digital yang berupa karya seni, foto, atau video. Karena sifatnya unik dan terautentifikasi maka nilainya menjadi subjektif.

Setelah keberhasilan Ghozali Ghozalu ini, NFT ternyata tidak hanya didominasi oleh para selebritas atau seniman saja. Namun bagi sebagian orang awam NFT juga banyak diminati.

Seorang netizen di twitter dengan akun @EkaBagus_ membuat thread pada lini masa soal penjelasan sederhana apa itu NFT.

“Apa itu NFT? penjelasan simpel, NFT itu Non-fungible tokens : token unik yg terkait dengan manfaat digital (kadang fisik) yg menunjukkan bukti kepemilikan. Sek mas, lha Non-fungible? Tokens? Tuh apa? oke kita bedah satu-persatu ya.:” tulisnya

“1. Definisi Fungible: berarti jika Kamu nukerin sesuatu dengan sesuatu, Kamu bakal dapet hasil yang sama persis. Misal : Kamu punya selembar duit 50rb lecek nih, trus liat bapak kamu punya duit 50rb baru, kalian pengen tuh tukerin duit kalian, nilainya kan tetep sama 50rb.” sambungnya.

“Non-fungible: artinya unik dan gak bisa dituker sama sesuatu yang lain, karena punya karakteristiknya sendiri. Misal: Kamu gak bisa tuh nukerin lukisan Mona Lisa sama KW-nya, karena ya cuma ada satu lukisan Mona Lisa yang autentik di dunia.” sambungnya.

“Nah, sekarang bicara soal tokens. Tokens itu semacam kontrak yg memberikan keuntungan buat pemiliknya. Maksudnya? Misal : kamu punya tiket konser John Mayer, tiket itu ibarat token yg memberikan keuntungan buat kamu biar punya akses bisa masuk konser. Sek jadi NFT ki apa mas?” sambungnya.

“2. Definisi NFT Jadi, NFT itu adalah aset digital yg berisi ciri-ciri unik yg dikodekan dan disimpan di blockchain dalam bentuk kontrak (smart contracts), dan memberikan manfaat buat pemiliknya. Biasa kita sebut NFT Collector. Kenapa para kolektor ini butuh kontrak/sertifikat?” lanjutnya.

“Ya, untuk membuktikan keasliannya dong, Coba siapa yang jamin kalo lukisan monalisa itu asli? Kita bisa percaya karena emang ada sertifikatnya to, dan kita percaya sama yang bikin sertifikat itu. Karena sertifikat itu tergantung siapa yg bikin, bisa lembaga atau negara.” lanjutnya.

“Ibarat beli saham atau beli rumah, kita kan butuh sertifikat tuh buat memediasi kesepakatan antara para pihak. Cuma kalo itu kan konvensional ya, kita butuh notaris, bank, pengacara dsb. Sedangkan kontrak NFT itu digital, berupa baris kode yg berjalan otomatis di Blockchain.” lanjutnya.

“Lah Blockchain ki apa lagi mas? Kok aku tambah pusing? Nah perihal NFT ini, seharusnya emang harus urut sih penjelasannya, kita harus mulai dulu dari web3, blockchain dsb. Tapi biar gak keluar konteks dari thread ini, kita selesaikan dulu aja ya apa itu NFT, setuju kan ya? Gas!” tulisnya.

“3. Kenapa kita butuh NFT? Jadi selama bertahun-tahun, udah banyak orang ngembangin banyak cara buat membuktikan sebuah karya itu autentik atau nggak. Kembali ke contoh paling gampang, Lukisan monalisa, itu berharga banget ya karena emang cuma ada satu salinan asli kan di dunia?” katanya.

“4. Masalahnya Gimana cara kita bisa mengotentikasi sebuah karya yg ada di dunia digital? Baik itu berupa gambar, video, audio, dsb? Gimana? gak bisa Orang mah tinggal download, iya apa iya? Karena gak ada cara buat ngebuktiin keasliannya & kebanyakan orang gak peduli valuenya.” sambungnya.

“5. Value Kenapa penting buat seseorang untuk tahu berharganya suatu barang? Ya kek pelajaran ekonomi, semakin banyak (demand) orang pengen beli produk tertentu (supply), semakin berharga produk itu–harganya pasti naik. Intinya, semakin langka–valuenya pasti makin tinggi.” tulisnya.

“Misalnya, ada jam tangan rolex edisi khusus yang harganya selangit, tapi ternyata ada banyak banget orang mau beli cuma karena jumlahnya cuma ada 100 di dunia. Tapi disisi lain, ada jam tangan merk lain yang harganya padahal lebih murah karena diproduksi dalam jumlah yg banyak.” katanya.

“6. Membingkai masalah Sek, emg apa manfaatnya buat mereka? Gini aja, ada berapa publik figur yg kalian tahu mereka suka jam rolex? Ex: Raditya Dika, dia paham value dari Jam Rolexnya, selain karena emg dia suka, dia sekalian berinvestasi pada jamnya.” lanjutnya

“7. Memahami masalah Ok, sek tak pahami sek  Jadi masalahnya skrg itu kita gak bisa: – mengotentikasi produk digital – memvalidasi kalo seseorang adalah pemilik produk – mengetahui seberapa berharganya produk karena kelangkaannya Terus emang NFT menyelesaikan masalah ini?” tulisnya.

“8. Solusi InsyaAllah Iya  Seperti yg kita tahu, kalo NFT itu kan disimpen di blockchain dgn kontrak berisi kode2 tertentu. Jadi kita bisa: – membuktikan otentikasi dgn melacak NFT ke pencipta aslinya – beli sesuai sama value-nya – punya akses ke manfaat digital & fisiknya” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *