Cara menghitung nilai rapor
Foto: iStock / Cara Menghitung Nilai Rapor untuk Daftar SNMPTN Siswa SMA/SMK

Cara Menghitung Nilai Rapor untuk Daftar SNMPTN Siswa SMA/SMK

PaperEdukasi – Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2021 telah sukses dilaksanakan. Banyak perubahan sistem yang terjadi pada seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Jalur SNMPTN, SBMPTN, dan MANDIRI tahun ini.

Seleksi masuk perguruan tinggi tahun ini juga menjadi yang terketat. Hal ini karena sistem yang dibuat oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) jauh lebih baik. Tujuannya agar para siswa tidak lagi teledor dalam proses mendaftarkan diri di perguruan tinggi yang mereka inginkan.

Seleksi masuk PTN untuk siswa SMA dan SMK sebenarnya masih diadakan tahun depan untuk kelas 12. Namun, bagi siswa yang berkeinginan masuk PTN melalui jalur Seleksi SNMPTN undangan, dapat mempersiapkan diri sejak kini.

Terlebih untuk siswa yang baru masuk ke bangku SMA/SMK, kamu dapat memperluas peluang untuk bisa ikut seleksi masuk PTN melalui SNMPTN dengan persiapan nilai terbaik.

Kamu dapat mencari informasi sebanyak-banyaknya entah itu dari kaka kelas kamu, guru, Internet, dll. Hal ini dapat memacu semangat belajar kamu untuk menunjang nilai rapor dari semester 1 sampai 5 agar grafiknya terus naik.

Seleksi masuk PTN melalui jalur SNMPTN dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dan/atau portofolio calon mahasiswa. Salah satu syaratnya ialah nilai rapor semester 1 sampai 5.

Sehingga dibutuhkan strategi yang tepat untuk menghitung nilai rapor agar kamu dapat memprediksi peluang kelolosan kamu di PTN dan jurusan yang kamu impikan. Jika kamu tidak memperhatikan nilai dan tidak memperhitungkan dengan benar maka peluang kamu gagal masuk di Perguruan Tinggi Negeri akan semakin besar.

Di tahun 2021, kuota jalur SNMPTN di tiap PTN ialah minimum 20 persen, dengan berdasar pada nilai akademik saja atau nilai akademik dan prestasi lainnya yang ditetapkan oleh PTN.

Untuk biaya SNMPTN sendiri ditanggung oleh pemerintah, siswa juga tak perlu lagi mengikuti tes karena seleksi ini menggunakan prestasi akademik.

Pemeringkatan siswa dilakukan oleh sekolah yang pada dasarnya memperhitungkan nilai mata pelajaran sebagai berikut:

Sekolah Menengah Atas (SMA)

Program IPA

1. Matematika

2. Bahasa Indonesia

3. Bahasa Inggris

4. Kimia

5. Fisika

6. Biologi

Program IPS

1. Matematika

2. Bahasa Indonesia

3. Bahasa Inggris

4. Sosiologi

5. Ekonomi

6. Geografi

Program Bahasa

1. Matematika

2. Bahasa Indonesia

3. Bahasa Inggris

4. Sastra Indonesia

5. Antropologi

6. Bahasa Asing

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

1. Matematika

2. Bahasa Indonesia

3. Bahasa Inggris

4. Kompetensi Keahlian (Teori kejuruan dan praktik kejuruan)

Cara menghitung nilai rapor SMA dan SMK  sebagai berikut:

1.Hitung setiap mata pelajaran wajib dan mata pelajaran jurusan dari semester 1 hingga semester 5

Sekolah Menengah Atas (SMA)

Program IPA:

Wajib :

  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris

Jurusan IPA :

  • Fisika
  • Kimia
  • Biologi

Program IPS:

Wajib :

  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris

Jurusan IPS :

  • Geografi
  • Sosiologi
  • Ekonomi

Program bahasa :
 
Wajib:

  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris

Jurusan bahasa :

  • Sastra Indonesia
  • Antropologi
  • Bahasa Asing

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Wajib :

  • Matematika,
  • Bahasa Indonesia,
  • Bahasa Inggris 

Jurusan  keahlian :

  • Keahlian (Teori dan praktek)

Cara menghitung nilai rata-rata rapor :

Dalam SNMPTN, kamu akan diminta untuk mengisi data diri serta nilai pada portal SNMPTN. Lalu bagaimana cara menghitung nilai rapor untuk mendaftar SNMPTN, bagi siswa SMA dan SMK? Simak penjelasan di bawah ini.

Untuk menghitung nilai rata-ratanya, kamu dapat menjumlahkan seluruh nilai pada mata pelajaran A dibagi dengan 5 (Semester 1-5)

Cara menghitung nilai SNMPTN untuk siswa SMA

1. Contoh untuk SMA Jurusan IPA

Rendi jurusan IPA memiliki nilai rapor untuk mapel Fisika dari semester 1 sampai 5 sebagai berikut:

Fisika : 82 + 83 + 84 + 87 + 88 = 424

Lalu dirata-rata : 424 /5 = 84,8

Jadi nilai rata-rata Rendi untuk mata pelajaran Fisika dari semester 1 sampai 5 adalah 84,8. Demikian juga dengan 5 mata pelajaran lain yang termasuk dalam mapel untuk SMA jurusan IPA.

2. Contoh untuk SMA Jurusan IPS

Suci jurusan IPS dengan nilai rapor mata pelajaran Ekonomi semester 1 hingga semester 5 sebagai berikut:

Ekonomi : 88+89+90+82+95=444

Lalu dirata rata : 425/5 = 88,5

Jadi nilai rata-rata Suci untuk mata pelajaran Ekonomi dari semester 1 samoai 5 adalah 88,5. Demikian juga dengan 5 mata pelajaran lain yang termasuk dalam mapel SMA Jurusan IPS.

Cara menghitung nilai SNMPTN untuk siswa SMK

Ayu adalah pelajar SMK dengan Jurusan Agribisnis. Lalu bagaimana cara untuk menghitung mata pelajaran Kompetensi Keahlian? Sebab, untuk mata pelajaran lainnya dapat dihitung dengan cara yang sama layaknya SMA.

Di SMK biasanya ada mata pelajaran untuk Kompetensi Keahlian yang setiap semesternya berbeda.

Cara untuk menghitung rata-ratanya adalah sebagai berikut:

  • Semester 1 mempunyai 5 kompetensi keahlian, kemudian jumlahkan semuanya lalu dibagi 5, hasilnya adalah a.
  • Semester 2 mempunyai 7 kompetensi keahlian, kemudian jumlahkan semuanya lalu dibagi 7, hasilnya adalah b.
  • Semester 3 mempunyai 6 kompetensi keahlian, kemudian jumlahkan semuanya lalu dibagi 6, hasilnya adalah c.
  • Selanjutnya, hingga semester 5, hitung dengan mengikuti banyaknya kompetensi keahlian yang ada.

Kemudian untuk nilai rata-ratanya dapat kamu peroleh dari a+b+c+d+e dibagi dengan 5. Cukup jelas, kan? Sebagai catatan, cara ini juga berlaku untuk jurusan lainnya di SMK, ya.

Begitulah cara menghitung nilai rapor untuk daftar SNMPTN siswa SMA/AMK, semoga bermanfaat ya sobat edukasi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *