Komposisi fotografi
Foto : iStock / Komposisi Fotografi yang Membuat Fotomu Lebih Menarik

Inilah Komposisi Fotografi yang Membuat Fotomu Lebih Menarik

PaperEdukasi – Salah satu hal yang wajib seorang fotografer ketahui adalah komposisi dalam fotografi yang tentunya akan membuat fotomu menjadi lebih menarik. Di pembahasan kali ini, kami akan mengenalkan kepadamu bermacam-macam komposisi fotografer beserta trik untuk mendapatkan view yang sesuai.

Komposisi Fotografi

Komposisi Fotografi Rule of Third

Yang pertama, ada peraturan rule of third, yakni komposisi fotografi dengan memanfaatkan 9 bidang kotak yang sama besar, 3 garis vertikal, 3 garis horizontal, serta titik potong di antara garis-garis tersebut. Kamu bisa menggunakan grid lines yang tersedia di kameramu untuk mempermudah looking rule of third. Posisi terbaiknya ada pada 3 bidang tengah, di mana titik vertikal dan horizontal saling berpotongan.

Untuk lebih jelasnya, di bawah ini kami berikan foto hasil rule of third.

 

Komposisi Fotografi rule of third
Gambar titik-titik rule of third

 

Komposisi Fotografi
Gambar hasil rule of third

Komposisi Fotografi Terpusat dan Simetris

Yang kedua, komposisi terpusat dan simetris, yakni looking objek terletak di tengah dengan dua sisi yang sama besar, misalnya sisi kanan sama besar dengan sisi kiri, ataupun sisi atas sama besar dengan sisi bawah.

Peraturan foto satu ini membuat objek foto kita menjadi titik fokus di mana akan membawa mata langsung tertuju kepada objek. Menarik, bukan?

Komposisi fotografi
Gambar komposisi terpusat dan simetris

Komposisi Fotografi Leading Lines

Yang ketiga, komposisi leading lines. Peraturan fotografi satu ini sudah tidak asing lagi di telinga seorang fotografer karena cara memotretnya yang terbilang cukup mudah. Kamu hanya perlu mencari objek ataupun pendukung objek yang membuat dua garis untuk mengarahkan pada satu titik.

Biasanya kamu bisa mendapatkan looking leading lines pada bangunan-bangunan di pinggir jalan yang membuat garis dan mengarahkan pada satu titik fokus.

Komposisi fotografi
Gambar 1 leading lines

Komposisi fotografi

Gambar 2 leading lines

Komposisi Fotografi Minimalis

Yang keempat, leave negative space, yakni komposisi yang menghadirkan lebih banyak ruang kosong supaya fokus pada objek semakin tinggi. Peraturan ini membuat foto menjadi lebih minimalis, dan tentunya matamu tidak perlu melihat semua ruang foto untuk menemukan objeknya. Di dalam negative space, ada positive space yang artinya ruang pada objek itu sendiri.

Selain itu, teknik fotografi ini juga bisa didapatkan meskipun dalam kondisi yang sangat ramai. Kamu cukup memfokuskan pada objek, membuat space negativenya blur, atau minimalnya warna ruang kosong tidak mengalahkan warna pada space positive.

Gambar leave negative space

Komposisi Fotografi Frame in Frame

Yang kelima, frame in frame. Dari namanya pun kamu pasti bisa membayangkan bagaimana hasil fotonya. Ya, benar. Komposisi fotografi kali ini sangat sederhana, cukup menggunakan objek lain sebagai frame untuk objek utamanya.

Pengaplikasiannya banyak digunakan pada foto pernikahan, di mana framenya dibantu dengan objek lain seperti dedaunan, bebatuan, bangunan, pepohonan, bahkan benda-benda yang berbentuk lingkaran. Trik untuk mendapatkan foto frame in frame bisa kamu lakukan dengan memblurkan objek framenya, lalu memfokuskan foto pada objek utama.

Komposisi fotografi
Gambar frame in frame

Komposisi Fotografi Golden Rasio

Yang keenam, the golden rasio, yakni komposisi foto dengan membagi layar kita ke dalam beberapa bagian. Bandingkan dengan Rule of third, garis-garis dalam the golden rasio terkonsentrasi di tengah frame dengan ukuran 3/8 frame di bagian atas, 2/8 frame di tengah, dan 3/8 frame di bawah. Perbandingannya 1:1.618.

Gambar the golden rasio

Komposisi Fotografi Menggunakan Pencahayaan

Yang ketujuh, komposisi foto pencahayaan, yakni cara memotret menggunakan titik terang suatu objek untuk mendapatkan hasil yang luar biasa menarik. Untuk mendapatkannya, kita membutuhkan sumber cahaya dibelakang objek sehingga ruang selain objek menjadi gelap dan hanya terfokus pada cahaya objek.

Lighting ini ternyata dibagi menjadi 3 macam dalam fotografi, yaitu backlighting, sidelighting, dan floor lighting. Backlighting adalah hasil yang sering kamu dapatkan ketika sunset di pantai-pantai, lho! Posisi cahaya ada di depan lensa dan dibelakang subjek (misalnya pohon kelapa), sehingga gambar yang didapatkan berupa siluet yang sangat indah.

Sedangkan sidelighting ini sesuai namanya, pencahayaannya dari sebelah sisi objek. Biasanya dipakai untuk mengutarakan emosi dalam sebuah gambar. Lalu, yang terakhir ada floor lighting, yakni memisteruiskan gambarmu. Cahayanya ada pada depan serta belakang objek dan kameramu. Wah, sudah terbayang betapa mistisnya hasil gambarmu nanti!

Gambar Backlighting
Komposisi fotografi
Sidelighting
Floor lighting

Setelah membahas 7 komposisi di atas tadi, apa komposisi favoritmu dalam mengambil foto? Jangan lupa ceritakan kesanmu setelah mencoba tips-tips di atas, ya! Salam fotografi! Salam Edukasi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *