Mengulik Ramalan Paranormal yang Sering Dianggap Benar

By Paper Edukasi

Updated on:

Ramalan paranormal
---Advertisement---

Belum lama berlalu, Indonesia sempat digemparkan dengan isu-isu yang diramalkan oleh paranormal atau biasa disebut dukun. Mengingat tentang jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, mereka membuat ramalan peristiwa ini yang entah bagaimana bisa tepat sasaran.

Jika paranormal adalah seorang pendusta, mengapa ramalannya sering kali benar dan tepat? Padahal, kita sebagai umat muslim tentunya sudah tahu, bahwa paranormal, dukun, dan indigo tidak lebih dari seorang pendusta. Lalu, mengapa bisa demikian?

Mari, kita mengulik kebenaran dari ramalan paranormal, zodiak, indigo, dan sebagainya.

Paranormal Sudah Mengikat Perjanjian dengan Jin-Jin

Sejak dahulu, jin sudah mengakui bahwa mereka memang suka mencuri berita-berita langit, kemudian mereka menyampaikan kepada dukun-dukun yang telah mengikat perjanjian maksiat dengan mereka.

Saat itu, Al-Qur’an belum turun, akan tetapi jin sudah mempunyai pos-pos di langit untuk mencuri kabar. Setelah Allah menurunkan Al-Qur’an, Allah menjadikan bintang (atau sebagian material bintang) sebagai senjata melempar jin-jin pencuri itu.

Sesuai firman Allah di dalam Al-Qur’an,

وَّاَنَّا كُنَّا نَقۡعُدُ مِنۡهَا مَقَاعِدَ لِلسَّمۡعِ‌ ؕ فَمَنۡ يَّسۡتَمِعِ الۡاٰنَ يَجِدۡ لَهٗ شِهَابًا رَّصَدًا

Wa annaa kunnaa naq’udu minhaa maqoo’ida lis’sam’i famany yastami’il aana yajid lahuu shihaabar rasada

“Dan sesungguhnya kami (jin) dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mencuri dengar (berita-beritanya). Tetapi sekarang batangsiapa (mencoba) mencuri dengar (seperti itu) pasti akan menjumpai panah-panah api yang mengintai (untuk membakarnya).” [QS. Al-Jin: 9]

وَلَـقَدۡ زَيَّـنَّا السَّمَآءَ الدُّنۡيَا بِمَصَابِيۡحَ وَجَعَلۡنٰهَا رُجُوۡمًا لِّلشَّيٰطِيۡنِ‌ وَاَعۡتَدۡنَا لَهُمۡ عَذَابَ السَّعِيۡرِ

Wa laqad zaiyannas samaaa’ad dunyaa bimasaa biiha wa ja’alnaahaa rujuumal lish shayaatiini wa a’tadnaa lahum ‘azaabas sa’iir

“Dan sungguh, telah Kami hiasi langit yang dekat, dengan bintang-bintang dan Kami jadikannya (bintang-bintang itu) sebagai alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka azab neraka yang menyala-nyala.” [QS. Al-Mulk: 5]

Ramalan Paranormal yang Berteka-teki

Namanya juga mencuri, jin ini kadang mendapatkan banyak kabar, kadang-kadang juga hanya sedikit. Itulah alasannya, mengapa ramalan paranormal kebanyakan berteka-teki dan tidak pernah lengkap, karena yang memberikan informasi (jin-jin pencuri) juga memberikan informasi hanya setengah-setengah.

Sisanya akan dikarang oleh paranormal dengan cara menghubungkan fakta-fakta yang pernah terjadi, keadaan manusia saat itu, dan informasi nyata lainnya.

Dari sini, sudah sangat jelas bahwa seorang peramal, dukun, indigo, hanyalah seorang pendusta. Jika mereka mengatakan bahwa mereka telah melihat sesuatu yang ghaib maka kita hanya perlu berlindung kepada Allah.

Kita tidak usah mengikuti apa yang ia katakan, ataupun tidak usah mengikuti apa yang dikatakan oleh jin yang memberikan informasi kepadanya. Karena sebenarnya, jin itu tidak punya urusan dengan kita, ia sedang punya urusan dengan orang yang melihatnya.

Lalu, bagaimana jika kita mendatangi paranormal untuk menanyakan sesuatu? Di dalam sebuah hadist dikatakan,

“Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal, dan menanyakan sesuatu padanya, maka sholatnya selama 40 hari tidak diterima.” [HR. Muslim]

Setelah tahu hadist ini, semoga kita tidak pernah mau dan tidak pernah rela mendatangi paranormal untuk bertanya sesuatu hal (yang mengarah kepada ramalan).

Terakhir, mengulik kebenaran dari ramalan paranormal, kita tentunya tidak boleh percaya dengan ramalan-ramalannya, karena percaya kepada ramalan adalah bentuk kesyirikan kepada Allah. Sebagaimana yang kita tahu, bahwa dosa yang paling besar adalah dosa syirik.

Barakallahu fiikum.
Semoga tulisan ini bermanfaat dan bisa menambah keimanan kita kepada Allah.

Leave a Comment