Program RPL Kemendikbud

Program RPL Kemendikbud Bantu Masyarakat Melanjutkan Pendidikan Formal

PaperEdukasi – Bagi kamu yang sempat putus kuliah dan ingin melanjutkan pendidikan, ada kabar baik nih buat kamu. Menyelesaikan pendidikan tinggi diharapkan dapat membantu dalam meningkatkan daya saing di dunia kerja dan mendapatkan penghasilan yang lebih layak.

Pada tahun ini, guna menjembatani akses pendidikan tinggi bagi masyarakat yang sempat putus kuliah, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud Ristek melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan mengadakan Program Bantuan Pemerintah Penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau Tipe A2 (PBPP-RPL Tipe A2).

Dengan adanya program ini, Aris Junaidi selaku Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan berharap bahwa masyarakat yang tidak sempat menyelesaikan pendidikan baik jenjang diploma, sarjana, magister, maupun yang sudah bekerja dapat melanjutkan pendidikan lagi.

Seperti ucap Aris, dirangkum dari laman Dikti Kemendikbud Ristek. “Harapannya dengan adanya program ini, bagi individu yang tidak sempat menyelesaikan pendidikan (diploma, sarjana, magister) dan sudah bekerja dapat melanjutkan pendidikan lagi dan terdorong untuk terus belajar sepanjang hayat melalui pendidikan formal di jenjang pendidikan tinggi,” Selasa (31/08/2021).

Aris menyampaikan bahwa program ini berdasar pada dasar hukum yang jelas utamanya dari Permenristekdikti No. 26 Tahun 2016 yang menjelaskan tentang Pedoman RPL.

“Dasar hukum dalam penyelenggaraan RPL sangat jelas dan mengacu pada beberapa landasan hukum seperti UU tentang Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 kemudian juga ada Perpres, PP No. 4 tahun 2014, dan yang paling penting dan utama adalah Permenristekdikti No. 26 Tahun 2016 yang menjelaskan secara jelas apa itu RPL, sehingga semua kegiatan RPL mengacu pada semua dasar hukum ini,” ujar Aris.

Program ini mendukung Capaian Pembelajaran atau kompetensi yang diperoleh dari pendidikan formal sebelumnya. Oleh karena itu, jika kamu sudah mempunyai pengalaman bekerja, kamu tidak perlu khawatir mengulang dari awal karena semua yang sudah dicapai dapat diakui sebagai kredit, termasuk ketika sudah bekerja maka pengalaman kamu dapat diakui sebagai kredit.

Ketika kamu memutuskan untuk masuk kembali ke pendidikan formal, semua capaian dan kredit yang sudah kamu capai dapat diakui sehingga tidak perlu lagi mengulang dari awal.

Syarat daftar Program RPL Kemendikbud ini dijelaskan, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) adalah pengakuan atas Capaian Pembelajaran (CP) seseorang yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, dan/atau pengalaman kerja ke dalam pendidikan formal.

Program bantuan ini adalah upaya pemerintah mendorong perguruan tinggi untuk memberikan kesempatan atau akses kepada masyarakat selaku calon mahasiswa yang telah memiliki Capaian Pembelajaran atau kompetensi yang diperoleh dari pendidikan formal sebelumnya, pendidikan nonformal, informal, dan/atau pengalaman kerja untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

RPL memungkinkan calon mahasiswa tidak perlu lagi mengambil seluruh SKS pada program studi yang diminati. Serta akan diberikan bantuan subsidi biaya kuliah selama satu semester guna memperoleh kredit akademik melalui RPL.

Program ini juga nantinya dapat memberi kesempatan kepada perguruan tinggi untuk menyelenggarakan RPL guna peningkatan akses mengikuti pendidikan tinggi bagi masyarakat melalui RPL.

Program RPL sendiri diklasifikasi menjadi dua yaitu sarjana dan magister. Calon peserta dapat berasal dari anggota masyarakat lulusan SMA/sederajat atau yang dulu pernah kuliah di program diploma, sarjana, atau magister tetapi karena alasan tertentu tidak sempat menyelesaikannya dan telah bekerja paling tidak selama 2 tahun.

“Untuk sarjana dapat berasal dari masyarakat lulusan SMA/Sederajat atau pernah kuliah dan sudah memiliki pengalaman kerja paling tidak 2 tahun atau setidaknya memiliki sertifikasi pelatihan yang jelas. Sedangkan bagi magister merupakan masyarakat yang sudah lulus sarjana atau pernah kuliah magister namun tidak selesai akan tetapi memiliki pengalaman kerja atau memiliki pelatihan bersertifikat yang jelas dapat mengikuti program RPL ini dengan bantuan subsidi selama 1 semester,” terang Aris.

Pada tahun 2021 ini terdapat 63 (enam puluh tiga) perguruan tinggi negeri dan swasta penyelenggara program RPL Kemendikbud ini. Sebanyak 453 program studi (prodi) dapat dipilih sesuai dengan bidang masing-masing.

Untuk informasi pendaftaran dan daftar perguruan tinggi dan prodi penyelenggara, peminat dapat mengakses tautan berikut rpla.kemdikbud.go.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *