SBMPTN tanpa bimbel

Tips Belajar UTBK SBMPTN Tanpa Bimbel Bisa Lulus!

PaperEdukasi – Lolos SBMPTN tanpa bimbel bukan hal yang mustahil karena kemauan untuk lolos sebenarnya ada di dalam diri setiap peserta. Jika kamu merupakan salah satu peserta yang sebentar lagi akan mengikuti seleksi UTBK – SBMPTN, maka kamu harus meyakinkan diri kamu bahwa kamu bisa lolos seleksi dengan semua kerja kerasmu.

Mengingat dalam seleksi jalur UTBK – SBMPTN, saingan kamu tidak hanya ratusan peserta saja, melainkan ratusan ribu peserta di seluruh Indonesia yang sama-sama memperebutkan kursi perguruan tinggi yang kuotanya sangat terbatas.

Dari persaingan yang ketat tersebut, banyak peserta yang akhirnya memutuskan untuk mengikuti Bimbingan belajar (Bimbel) khusus untuk persiapan UTBK – SBMPTN. Namun, tidak mengikuti bimbel bukan berarti kamu tidak akan lulus seleksi.

Sebenarnya, peserta UTBK – SBMPTN tidak wajib mengikuti bimbel. Tapi bagi pendaftar UTBK yang mengalami kesulitan belajar dan ingin teratur jadwal belajarnya, bimbel dirasa sangat membantu. Sayangnya biaya ikut bimbel UTBK – SBMPTN online ataupun biaya les UTBK – SBMPTN offline cukup mahal. Selain itu, jumlah pertemuan bimbel pun terbatas karena waktu dan tutor yang tersedia.

Tidak perlu khawatir, banyak strategi yang bisa kamu lakukan untuk dapat lolos SBMPTN tanpa bimbel. Berikut ini Paper Edukasi akan memberikan beberapa tips buat kamu dengan harapan kamu bisa lolos seleksi UTBK – SBMPTN walaupun tanpa mengikuti bimbel.

Tips Lolos SBMPTN Tanpa Bimbel

1. Buat Jadwal Belajar

Tips pertama yang perlu kamu lakukan adalah membuat jadwal belajar untuk persiapan UTBK-SBMPTN. Caranya, kamu bisa menyesuaikan dengan melihat materi yang akan diujikan sesuai kelompok.

Jika kamu mengambil program studi kelompok Soshum, pembuatan jadwal belajar pun perlu kamu sesuaikan dengan materi ujian kelompok Soshum, begitu juga bagi kamu yang memilih program studi kelompok Saintek. Namun, untuk kamu yang memilih kelompok campuran untuk UTBK SBMPTN, jadwal belajar perlu dibuat lebih padat.

Kamu bisa membuat jadwal belajar sesuai dengan tingkat materi yang kamu anggap sulit. Sebagai contoh, kamu bisa membuat jadwal belajar dengan memvariasikan mata pelajaran yang dipelajari agar efektif dan tidak mudah bosan. Sebagai gambaran, contoh jadwal belajar UTBK bisa dibuat seperti ini:

Kelomok SAINTEK :

  • Senin : Tes Potensi Skolastik (TPS)
  • Selasa : Biologi
  • Rabu : Kimia
  • Kamis : Matematika
  • Jumat : Fisika
  • Sabtu dan Minggu : Evaluasi mandiri materi TKA Saintek

Kelompok SOSHUM :

  • Senin : Tes Potensi Skolastik (TPS)
  • Selasa : Geografi
  • Rabu : Sosiologi
  • Kamis : Sejarah
  • Jumat : Ekonomi
  • Sabtu dan Minggu : Evaluasi mandiri materi TKA Soshum

Kelompok CAMPURAN :

  • Senin: Tes Potensi Skolastik (TPS)
  • Selasa: TKA Saintek (Biologi dan Kimia)
  • Rabu: TKA Saintek (Matematika dan Fisika)
  • Kamis: Evaluasi mandiri materi TKA Saintek
  • Jumat: TKA Soshum (Geografi dan Sosiologi)
  • Sabtu: TKA Soshum (Sejarah dan Ekonomi)
  • Minggu: Evaluasi mandiri materi TKA Soshum

Buatlah jadwal belajar secara bertahap berdasarkan kelasnya mulai dari yang terbawah. Misalnya pada bulan pertama kamu perlu belajar semua materi kelas X, bulan kedua materi kelas XI, dan bulan ketiga seluruh materi kelas XII. Dengan belajar secara bertahap, kamu tidak akan bingung dan bisa selesai mengulang seluruh materi dalam jangka waktu yang sudah ditentukan.

2. Pelajari Soal SBMPTN Tahun-tahun Sebelumnya

Dalam SBMPTN, ada banyak sekali tipe soal yang dikeluarkan dan cenderung sama setiap tahunnya. Oleh karena itu, dengan mempelajari berbagai macam jenis soal latihan tahun sebelumnya serta pembahasannya, kamu akan mengetahui jenis soal mana yang sering keluar pada seleksi SBMPTN.

Kamu juga dapat mengukur mana materi yang sudah kamu pahami, serta mengukur kesiapan diri sebelum menghadapi tes. Kamu bisa melakukan berbagai cara seperti belajar dari buku bank soal, menggunakan website pendidikan untuk latihan soal, memanfaatkan YouTube untuk melihat pembahasan soal, dan lainnya.

Sebelum kamu memulai mengerjakan soal-soal, luangkanlah waktu terlebih dahulu untuk mempelajari dan menguatkan konsep-konsep dasar. Karena dengan demikian, kamu bisa lebih mudah ketika mengerjakan pengembangan soal berdasarkan teori yang dibuat.

3. Fokus Belajar dan Buat Target

Belajar SBMPTN tanpa bimbel harus kamu lakukan dengan fokus dan tertarget. Tingkat kesulitan pada soal SBMPTN sangat jauh berbeda dengan soal Ujian Nasional (UN). Oleh karena itu kamu harus mempersiapakn semuanya dengan persiapan yang baik dari jauh-jauh hari.

Idealnya, persiapan menghadapi SBMPTN tanpa bimbel butuh waktu enam bulan sebelum jadwal pelaksanannya. Jadi, belajar seminggu atau sebulan sebelum waktu SBMPTN sudah pasti sangat kurang. Target belajar harus realistis supaya kamu punya jadwal belajar secara terstruktur. Fokus dengan target yang telah kamu tentukan.

Dalam memperlajari materi UTBK kamu memerlukan fokus tinggi, apalagi jika kamu sedang mempelajari materi yang cukup sulit dan membutuhkan waktu. Sebaiknya kamu menjauhkan hal-hal yang bisa mengganggu konsentrasi kamu, seperti media sosial, televisi, maupun notifikasi handphone.

Jika diperlukan, kamu bisa mematikan ponsel dan gadget lainnya sebelum mulai belajar. Apabila proses belajarmu membutuhkan gadget, tidak ada salahnya mendownload bantuan pemblokir aplikasi agar kamu tetap bisa fokus sekalipun sedang memegang gadget.

Banyak peserta SBMPTN tidak berhasil sebab persiapan kurang matang. Kurangi kegiatan yang tidak perlu, termasuk nonton film, nonton Anime, atau jalan-jalan. Gunakan waktumu untuk belajar.

4. Pahami Konsep Secara Utuh dan Jangan Menghapal

Menghapal bukan cara yang efektif untuk belajar, apalagi jika mata pelajaran yang kamu pelajari menekankan pada perhitungan. Namun bukan berarti bahwa menghapal tidak penting. Kamu tetap perlu kemampuan menghapal untuk mengingat beberapa hal, seperti unsur periodik dalam kimia dan dapat dipakai untuk mengingat konsep yang kamu pelajari.

Pahamilah konsep secara utuh dan mendalam agar semua jenis soal UTBK bisa kamu kerjakan dengan baik. Ingat bahwa SBMPTN adalah ujian yang dirancang untuk menguji kekritisan dan kemampuan berpikir menggunakan nalar serta pemahaman secara kontekstual pada ilmu pengetahuan sains dan sosial.

Jadi ingat, bahwa kamu harus lebih menekankan kepada pemahaman konsep namun tetap diimbangi dengan kemampuan menghapal jadi jangan belajar dengan 100% menghapal. Pahami konsepnya dengan pahami perspektif ilmu dan garis besarnya, ya seobat.

5. Berlatih Soal Tipe UTBK

Apa gunanya jika kamu belajar teori berjam-jam setiap hari tetapi tidak diimbangi dengan latihan soal. Latihlah kemampuan kamu dengan mengerjakan soal sesering mungkin agar kamu terbiasa mengerjakan semua jenis tipe soal UTBK.

Dengan kamu sering latihan mengerjakan tipe-tipe soal UTBK, akan membantu kamu agar familiar dan terbiasa dengan jenis soal yang diujikan, mengetahui pola soal dari tahun ke tahun, serta melatih kecepatan pengerjaan.

Jika sudah terbiasa, ketika waktu UTBK tiba kamu tidak akan terlalu bingung dan bisa segera menentukan langkah. Itulah pentingnya mengapa kamu harus sering latihan soal.

6. Ikut Try Out

Untuk menguji pemahamanmu terhadap belajar mandiri yang sudah kamu lakukan, ikuti try out UTBK yang biasanya diselenggarakan lembaga, organisasi, atau komunitas. Jika try out tersebut gratis, ikuti tahapan yang diberikan karena terkadang penyelenggara try out mensyaratkan pesertanya untuk membagikan informasi atau melakukan syarat tertentu.

Try out sangat wajib kamu lakukan karena untuk mengukur kemampuan kamu dengan peserta lainnya. Kamu juga bisa menggunakan momen try out untuk mempersiapkan fisik dan mental supaya tidak kaget ketika ujian UTBK yang sebenarnya berlangsung. Hal ini karena suasana try out sangat mirip dengan suasana ujian UTBK – SBMPTN sesungguhnya.

Namun jangan hanya mengikuti try out kemudian merasa aman. Kamu juga perlu mengevaluasi hasil try out yang sudah kamu jalani agar bisa menentukan intensitas belajar UTBK, apakah harus ditambah atau sudah cukup. Dengan mengikuti try out, kamu bisa mengetahui apakah persiapan kamu sudah bagus atau masih perlu ditingkatkan.

7. Memanfaatkan Grup Belajar UTBK

Grup belajar UTBK bisa kamu manfaatkan untuk sharing materi atau sebagai penguat agar kamu tetap semnagat belajar karena sainganmu yang semakin hari semakin ambis. Kamu bisa mengakses grup belajar melalui media sosial seperti line, telegram, whatsapp, dan media sosial lainnya.

Manfaatkan grup tersebut untuk menggali banyak soal dan mencari tahu informasi update terkait UTBK. Tidak jarang pula grup tersebut memberikan kesempatan bagi anggotanya untuk mengikuti evaluasi secara gratis. Jadi, kamu bisa memanfaatkan media belajar grup UTBK untuk meningkatkan kemampuan.

8. Evaluasi Belajar

Walaupun kamu sudah belajar secara maksimal, sebaiknya tidak boleh cepat puas dengan progress atau hasilnya. Apalagi jika kamu melakukan ujian tanpa bimbel. Lakukan evaluasi dengan cara latihan pada soal-soal yang menjadi kelemahan kamu.

Lihat hasil latihan dan cari tahu berapa banyak yang masih salah, sehingga kamu bisa memastikan materi apa saja yang perlu kamu pelajari lebih keras lagi.

Demikian informasi tips lolos SBMPTN tanpa bimbel yang efektif untuk kamu coba. Jadi, jangan merasa rendah diri apabila tidak mempunyai kesempatan untuk ikut bimbel. Ingat seperti yang di katakan di awal, kesempatan untuk lolos UTBK-SBMPTN sebenarnya ada pada diri kamu sendiri.

Kamu tetap bisa sukses dan lolos UTBK – SBMPTN selagi giat dan tekun belajar serta menerapkan pengaturan jadwal belajar yang baik. Manfaatkan waktu dengan sebaik mungkin karena bisa jadi kesempatan tidak akan pernah datang kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *